Kajian Kesejahteraan Sosial Menghadiri FGD Standart Pelayanan sosial oleh Dinas Sosial Provinsi DIY

Kajian Kesejahteraan Sosial yang diwakili oleh Aryan Torrido turut berpartisipasi dalam Focus Group Discussion (FGD) Kajian Standar Pelayanan Sosial pada Jumat, 14 November 2025 pukul 08.30 WIB. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Dinas Sosial DIY dan mempertemukan 26 peserta yang terdiri dari perwakilan LSM, PSDK UGM, Program Studi Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga, serta pengelola berbagai panti yang berada di bawah naungan Dinas Sosial DIY. Forum ini menjadi ruang dialog bersama untuk memperkuat kualitas layanan sosial di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam sesi diskusi, berbagai pemangku kepentingan menyampaikan kondisi faktual terkait keterbatasan sumber daya manusia, sarana prasarana, serta proses pelayanan yang masih menjadi tantangan utama di panti-panti sosial. Beberapa panti menyampaikan bahwa jumlah pekerja sosial dan tenaga pendukung belum sebanding dengan beban pelayanan, sementara fasilitas pendukung belum sepenuhnya memadai untuk menjawab kebutuhan penerima manfaat yang semakin beragam.

Menanggapi hal tersebut, Aryan Torrido menekankan pentingnya mengarahkan diskusi tidak hanya pada pemetaan masalah, tetapi juga pada upaya memperkuat perumusan ekosistem lingkungan sosial. Pendekatan ini menempatkan pelayanan sosial tidak hanya sebagai aktivitas panti semata, tetapi sebagai bagian dari jejaring yang melibatkan masyarakat, lembaga pendidikan, organisasi sosial, dan pemerintah. Dengan demikian, standar pelayanan sosial dapat tumbuh secara lebih adaptif dan berkelanjutan.FGD ini menjadi langkah awal yang strategis dalam menyamakan persepsi, mengidentifikasi celah layanan, sekaligus membangun komitmen bersama untuk peningkatan pelayanan sosial di DIY. Melalui kolaborasi lintas lembaga, diharapkan rekomendasi dari kajian ini dapat memperkuat kapasitas panti-panti binaan Dinas Sosial, serta menghadirkan kualitas pelayanan yang lebih manusiawi, inklusif, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.