Kegiatan Kemitraan Prodi Magister Kesejahteraan Sosial dengan Sekolah Rakyat Purwomartani: Penguatan Pengasuhan Anak Berbasis Asrama

Kegiatan Penguatan Pengasuhan Anak Berbasis Asrama sebagai bagian dari kemitraan antara Program Studi Magister Kesejahteraan Sosial dan Sekolah Rakyat (SR) Purwomartani diselenggarakan pada Senin (9/12) dengan tujuan meningkatkan kapasitas para pendidik dan pengasuh dalam menerapkan praktik pengasuhan anak di lingkungan berasrama. Acara dimulai pukul 08.00 WIB dan dihadiri peserta dari berbagai latar belakang pendidikan dan sosial, mencerminkan komitmen bersama terhadap penguatan kesejahteraan anak melalui kolaborasi perguruan tinggi dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC serta menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dalam sambutannya, Kaprodi Magister Kesejahteraan Sosial, Dr. Muh. Ulil Absor, S.H.I., M.A., menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas pendidik dalam merespons kompleksitas permasalahan anak dan remaja di lingkungan asrama. Kepala Sekolah Rakyat Purwomartani, Bapak Dwi Priyana, juga menekankan pentingnya menciptakan ekosistem belajar yang aman, inklusif, dan suportif bagi seluruh anak yang berasal dari beragam kondisi keluarga. Usai sambutan, peserta mengikuti sesi dokumentasi dan foto bersama yang menegaskan semangat kolaboratif antara Prodi Magister Kesejahteraan Sosial dan Sekolah Rakyat Purwomartani. Inti acara kemudian diisi oleh narasumber utama, Dr. Asep Jahidin, M.Si, yang juga merupakan dosen Prodi Magister Kesejahteraan Sosial. Ia memaparkan pendekatan-pendekatan strategis dalam pengasuhan anak berbasis asrama, menekankan pentingnya pemenuhan hak anak, penguatan relasi pengasuh-anak, serta peningkatan kapasitas lembaga dalam menangani dinamika psikososial anak. Sesi diskusi berlangsung interaktif, dengan peserta mengajukan berbagai pertanyaan terkait tantangan pengasuhan di lembaga berbasis asrama, upaya perlindungan anak, serta metode intervensi yang efektif untuk mendampingi anak dalam situasi berisiko. Diskusi ini memperkaya pemahaman peserta mengenai praktik pengasuhan yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan anak.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan kemitraan ini, Program Studi Magister Kesejahteraan Sosial akan melaksanakan pendampingan berkelanjutan bagi Sekolah Rakyat Purwomartani. Pendampingan ini meliputi penguatan kapasitas kelembagaan, pelatihan lanjutan bagi pengasuh, serta pengembangan model pengasuhan berbasis asrama yang sesuai dengan kebutuhan lokal dan dinamika SR Purwomartani.

Kegiatan ditutup pada pukul 11.05 WIB oleh MC. Penyelenggara berharap kolaborasi dan pendampingan ini dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun praktik pengasuhan anak yang aman, responsif, dan berbasis kesejahteraan di berbagai lembaga pendidikan maupun lembaga sosial.