Dosen Tamu MKS Bahas Isu Pengungsi Internasional di Indonesia

Yogyakarta, 22 September 2026 — Program Studi Magister Kesejahteraan Sosial (MKS) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menghadirkan dosen tamu dalam perkuliahan mata kuliah Migrasi, Mobilitas dan Pengungsi, Selasa (22/9). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kelas 113B tersebut menghadirkan Muhammad Rifa'at Adiakarti Farid, S.Sos., M.A, M.Pd yang merupakan dosen Universitas Muhamadiyah Malang. untuk memberikan materi mengenai isu pengungsi internasional di Indonesia. Perkuliahan diikuti oleh mahasiswa/i Prodi MKS yang mengambil mata kuliah tersebut.

Dalam pemaparannya, Muhammad Rifa'at Adiakarti Farid mengajak mahasiswa melihat persoalan pengungsi internasional tidak semata-mata sebagai persoalan perpindahan penduduk lintas negara. Isu pengungsi berkaitan dengan berbagai persoalan yang lebih kompleks, mulai dari alasan seseorang meninggalkan negara asal, perjalanan dan mobilitas lintas wilayah, status serta perlindungan pengungsi, hingga kondisi kehidupan mereka selama berada di negara transit seperti Indonesia. Perspektif tersebut penting untuk memahami bahwa di balik mobilitas pengungsi terdapat pengalaman sosial, kerentanan, serta kebutuhan perlindungan yang perlu mendapatkan perhatian.

Pembahasan juga menempatkan Indonesia dalam konteks isu pengungsi internasional. Sebagai salah satu negara yang berada dalam jalur mobilitas pengungsi, Indonesia menjadi tempat persinggahan bagi orang-orang yang meninggalkan negara asalnya karena berbagai kondisi. Situasi tersebut menghadirkan sejumlah persoalan sosial, antara lain akses terhadap pendidikan dan layanan dasar, pemenuhan kebutuhan hidup, keterbatasan kesempatan untuk bekerja, hubungan dengan masyarakat sekitar, serta ketidakpastian mengenai masa depan mereka. Melalui materi tersebut, mahasiswa diajak melihat isu pengungsi dari berbagai sisi dan memahami bahwa penanganannya membutuhkan perspektif yang tidak hanya berorientasi pada aspek administratif, tetapi juga pada dimensi kemanusiaan dan sosial.

Bagi mahasiswa MKS, pembahasan mengenai pengungsi memiliki relevansi yang kuat dengan bidang kesejahteraan sosial. Persoalan kerentanan, kebutuhan dasar, perlindungan sosial, akses terhadap layanan, serta relasi antara pengungsi dengan masyarakat penerima merupakan bagian yang dapat dikaji melalui perspektif pekerjaan sosial dan kesejahteraan sosial. Kehadiran dosen tamu ini sekaligus memperkaya proses pembelajaran dengan membawa isu aktual ke dalam ruang kelas, sehingga mahasiswa dapat menghubungkan konsep dan teori yang dipelajari dengan dinamika migrasi dan pengungsi yang terjadi di Indonesia. Melalui pembelajaran tersebut, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih utuh mengenai kompleksitas isu pengungsi serta tantangan dalam mewujudkan perlindungan dan kesejahteraan bagi kelompok yang berada dalam situasi rentan.