MKS Hadir dalam IDACON 2026, Presentasikan Dua Riset Kolaboratif Mahasiswa dan Dosen
Program Studi Magister Kesejahteraan Sosial (MKS), Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, turut berpartisipasi dalam The 10th International Da'wah Conference (IDACON) 2026 yang diselenggarakan pada Rabu, 30 September 2026. Kegiatan berlangsung pukul 08.00–17.00 WIB di Mustika Yogyakarta Resort & Spa. IDACON 2026 mengangkat tema “Da'wah, Humanity, and Global Coexistence: Repositioning Religion in a Fragmented World”, yang mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi untuk mendiskusikan berbagai isu dakwah, kemanusiaan, dan kehidupan bersama dalam konteks global. Keikutsertaan MKS dalam IDACON 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas ruang akademik bagi pengembangan kajian kesejahteraan sosial melalui forum ilmiah internasional. Dalam konferensi tersebut, dua hasil penelitian kolaboratif antara mahasiswa dan dosen MKS dipresentasikan. Kehadiran riset-riset tersebut menunjukkan perhatian MKS terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat, sekaligus memperkuat keterkaitan antara kegiatan penelitian, pembelajaran, dan pengembangan keilmuan kesejahteraan sosial.
Penelitian pertama yang dipresentasikan berjudul “Navigating the Gaps: How Parents of Children with Cerebral Palsy Navigate Fragmented Services in Yogyakarta, Indonesia.” Penelitian ini membahas pengalaman orang tua anak dengan cerebral palsy dalam mengakses dan menavigasi berbagai layanan yang tersedia. Presentasi penelitian disampaikan oleh Dirga Wahyuri, Mafaza Az Zahra, dan Ulil Albab. Kajian tersebut menjadi salah satu bentuk penelitian yang mengangkat pengalaman keluarga dan persoalan akses layanan sebagai bagian penting dalam pengembangan praktik kesejahteraan sosial yang responsif terhadap kebutuhan kelompok yang menghadapi kerentanan.
Penelitian kedua berjudul “Working for Well-Being, Who Protects Social Workers? A Participatory Action Research on Access to Rights and Social Protection.” Penelitian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) untuk mengkaji akses pekerja sosial terhadap hak dan perlindungan sosial dalam menjalankan profesinya. Penelitian tersebut dipresentasikan oleh Ismi Hayum Bandera dan Muhammad Zulkarnain MJ. Keterlibatan penelitian dengan pendekatan partisipatif ini sekaligus menunjukkan upaya MKS mengembangkan penelitian yang tidak hanya membahas persoalan kesejahteraan sosial, tetapi juga melibatkan kelompok yang menjadi bagian dari praktik pekerjaan sosial dalam proses penelitian.
Partisipasi MKS dalam IDACON 2026 juga memiliki tujuan penting dalam memberikan pengalaman akademik internasional kepada mahasiswa. Keterlibatan mahasiswa sebagai presenter memberikan kesempatan untuk berlatih menyampaikan hasil penelitian, berdiskusi dengan akademisi dan peneliti dari berbagai latar belakang, serta memperkenalkan hasil kajian MKS dalam forum ilmiah internasional. Melalui kegiatan ini, MKS terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan riset, komunikasi akademik, dan jejaring ilmiah sebagai bagian dari proses pembelajaran di tingkat magister.