Penguatan Kolaborasi Prodi MKS dan Sekolah Rakyat Purwomartani dalam Pengembangan Karakter Kewirausahaan Sosial
Pertemuan strategis antara Prodi Magister Kesejahteraan Sosial (MKS) dan Sekolah Rakyat Purwomartani Yogyakarta dilaksanakan pada Jumat, 10 April 2026, bertempat di kantor Kepala Sekolah. Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah Rakyat Purwomartani Ibu Reti Sudarsih, Wakil Kepala Sekolah bidang Akademik Ibu Dianita, serta perwakilan Prodi MKS, Aryan Torrido. Diskusi berlangsung dalam suasana hangat dan kolaboratif, mencerminkan komitmen bersama dalam penguatan peran pendidikan berbasis pemberdayaan sosial. Agenda utama dalam pertemuan ini adalah membahas kelanjutan keterlibatan Prodi MKS dalam pengembangan Sekolah Rakyat yang telah dirintis sejak tahun 2025. Pada tahun sebelumnya, Prodi MKS telah berkontribusi melalui kegiatan pelatihan bagi para guru, khususnya dalam penguatan perspektif kesejahteraan sosial dalam proses pembelajaran. Program tersebut dinilai memberikan dampak positif dalam meningkatkan kapasitas pendidik dalam memahami kondisi sosial siswa.
Memasuki tahun 2026, kolaborasi ini direncanakan tidak hanya melanjutkan kegiatan pelatihan yang telah berjalan, tetapi juga memperluas fokus pada pembentukan karakter kewirausahaan sosial di lingkungan sekolah. Inisiatif ini bertujuan untuk membekali siswa dengan nilai-nilai kemandirian, kreativitas, serta kepedulian sosial dalam menghadapi tantangan sosial-ekonomi di masa depan. Pendekatan yang digunakan tetap berbasis pemberdayaan, sehingga siswa tidak hanya menjadi objek pendidikan, tetapi juga subjek perubahan yang mampu menciptakan dampak sosial.
Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak menegaskan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan sekolah berbasis komunitas dalam menciptakan model pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Prodi MKS berkomitmen untuk terus mendampingi proses pengembangan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan inovasi berbasis kewirausahaan sosial.