Prodi Magister Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga Jajaki Kolaborasi Strategis dengan LAZ MKU

Program Studi Magister Kesejahteraan Sosial (MKS) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta terus memperluas jejaring kemitraan dalam rangka memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pertemuan dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) MKU yang diselenggarakan pada Selasa, 27 Juli 2026, pukul 10.00–11.30 WIB, bertempat di Kantor LAZ MKU.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala LAZ MKU, Supriyadi Jondhy, S.IP., M.IP., C.Z.M., didampingi Direktur Program Arif Yulianto. Sementara itu, Prodi Magister Kesejahteraan Sosial diwakili oleh Dr. Aryan Torrido. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi untuk mengembangkan program-program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Fokus utama diskusi adalah penjajakan penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Prodi Magister Kesejahteraan Sosial dan LAZ MKU. Salah satu bentuk kolaborasi yang dibahas ialah pendampingan terhadap komunitas buruh gendong sebagai kelompok masyarakat yang memiliki peran penting dalam aktivitas ekonomi perkotaan, namun masih menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi. Kedua belah pihak memiliki komitmen yang sama untuk mendorong program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan kesejahteraan komunitas tersebut.

Selain membahas pendampingan komunitas, pertemuan juga mengangkat peluang keterlibatan Prodi Magister Kesejahteraan Sosial sebagai mitra peningkatan kapasitas bagi para pendamping LAZ MKU. Dalam skema ini, Prodi MKS berpotensi memberikan penguatan kompetensi di bidang social mapping sebagai fondasi penting dalam merancang program pemberdayaan yang berbasis kebutuhan, potensi, dan karakteristik sosial masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas intervensi sosial sekaligus memperkuat dampak program yang dijalankan. Melalui pertemuan ini, Prodi Magister Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga dan LAZ MKU berharap dapat membangun kemitraan yang saling mendukung dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan lembaga filantropi diharapkan menjadi langkah strategis dalam menghadirkan inovasi pemberdayaan masyarakat yang lebih inklusif, partisipatif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan sosial.